Pembiasaan pagi hari Kamis, 22 Februari 2024 yang diisi Pembinaan Karakter oleh Ibu Kepala Sekolah bekerjasama dengan Babinkamtibmas Kecamatan Banyumanik dan Babinsa Koramil Banyumanik, dilanjutkan sosialiasasi dan pemasangan Aplikasi LIBAS sebagai bentuk komitmen seluruh Peserta Didik dalam mencegah Tindak Kekerasan dikalangan Remaja serta jika menemui tindakan kriminal dilingkungan sekitar. Mencegah Tindak Kekerasan di Kalangan Remaja serta Menangani Tindakan Kriminal di Lingkungan Sekitar SMP 26 Semarang adalah prioritas utama bagi sekolah dan komunitas sekitarnya.

Pencegahan Tindak Kekerasan di kalangan remaja dilakukan melalui pendekatan holistik, termasuk edukasi tentang penyelesaian konflik secara damai, pembinaan karakter, dan peningkatan kesadaran akan pentingnya menghargai perbedaan. SMP 26 juga melibatkan siswa dalam program anti-kekerasan dan mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan positif di sekolah dan masyarakat.

Jika menemui tindakan kriminal di lingkungan sekitar, SMP 26 Semarang memiliki protokol yang jelas dalam menangani situasi tersebut. Hal ini meliputi melaporkan ke pihak berwenang, memberikan dukungan kepada korban, dan melakukan upaya pencegahan lebih lanjut. Selain itu, sekolah juga berperan aktif dalam membangun kerjasama dengan pihak keamanan dan komunitas setempat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua orang.
