Lomba Cerita Pahlawan Lokal : Cerita Husein Mutahar

Nama : Nathania Nadyra W
Kelas 8E SMP Negeri 26 Semarang

Cerita Husein Mutahar

 

Husein Mutahar beliau merupakan sang pencipta lagu kebangsaan dan Bapak Paskibraka. Lahir di semarang pada tanggal 5 Agustus 1916. Memasuki dunia pendidikan, Ia pernah bersekolah di Europeesche Lagere School. Saat memasuki tingkat yang lebih tinggi, beliau mengambil jurusan Sastra Timur dengan peminatan bahasa melayu yang ada di Algemene Middlebare, Yogyakarta. Setelah lulus, akhirnya Husein berhasil melanjutkan belajar di Universitas Gadjah Mada dengan jurusan hukum, siapa sih yang gatau universitas Gadjah Mada, universitas yang banyak diminati itu loh. Sayangnya husein kuliah hanya berlangsung 1 tahun,karna beliau memilih untuk mengikuti gerakan revolusi nasional. Sungguh besar ya perjuangan beliau, dari menyelamatkan bendera merah putih saat ibukota dipindahkan ke yogyakarta, hingga mendirikan pasukan pengibar bendera pusaka. Saat di pemerintahan, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Panglima Angkatan Laut RI pada tahun 1945, bahkan menjadi Duta Besar untuk Vatikan pada tahun 1969 sampai 1973. Dalam bidang musik, Husein Mutahar adalah sesosok yang sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia, siapa sih yang tidak tau pencipta lagu lagu nasional? Yang lagu nya masih di lestarikan sampai sekarang. Mungkin kita tau lagu yang sering kita dengar berjudul “Hari Merdeka”. Lagu ini sangat terkenal, dan sering di gunakan saat merayakan HUT RI. Beliau juga merupakan Pandu Rakyat Indonesia yang sangat aktif dalam kegiatan-kegiatan Pramuka.

Tak salah jika beliau menjadi inspirasi generasi muda, karna dari Husein Mutahar kita belajar mengenai cinta tanah air, bagaimana kita mengembangkan kreativitas, memiliki jiwa kepemimpinan, dan bagaimana cara kita bertanggung jawab terhadap tugas yang dikerjakan. Tetapi sayangnya, pada tanggal 9 juni 2004, beliau meninggal dunia saat berusia 88 tahun. Tetapi j warisan yang di jangan salah, warisan yang ditinggalkan tidak pupus begitu saja loh. Betapa mempesona nya warisan itu yang kini tetap hidup dengan karya-karya yang beliau ciptakan untuk negri kita bangsa indonesia.